Blogger news

--- Ya Allah jadikanlah cintamu tercurah padaku --- Jadikanlah kecintaan orang-orang yang mencintaimu adalah cintaku --- Jadikanlah segala tindakan dan amalku selalu mengantar kepada mencintaimu --- jadikanlah cintaku padamu melebihi segala hal dari diriku dan keluargaku ---

Jumat, 15 April 2011

Kajian Tafsir


Kajian Tafsir, 15 April 2011

Setelah menjalankan ibadah umroh selama sepekan, Ustadz Sumardi kembali hadir menyapa para pecinta radio Elvictor. pagi ini, beliau tidak menyajikan kajian tafsir sebagaimana biasanya tetapi beliau membagikan oleh-olehnya dari tanah suci.

Silahkan nikmati oleh-oleh beliau yang ini atau yang ini.

Baca selengkapnya......

Rabu, 13 April 2011

Kajian Hadits, 13 April 2011

Pagi ini Ustadz Nafidz membahas Hadis no 256 di Kitab Bulughul Mahram mengenai bacaan doa yang dibaca Rasulullah setelah selesai sholat fardhu.

  1. Anda pernah lupa mengerjakan sholat 4 rakaat hanya dikerjakan 2 rakaat ? bagaimana cara memperbaikinya setelah anda ingat ? diulang atau ditambahi 2 rakkat ?
  2. Anda rajin sholat tapi masih tetap sengsara dalam kehidupan, apa yang harus kita lakukan ?
silahkan ikuti uraian beliau disini atau disini

Jika anda belum punya kitab Bulughul Maram, unduh disini atau disini



Baca selengkapnya......

Rabu, 06 April 2011

Kajian Hadits, 6 April 2011


Hari ini, kembali ustadz Nafidz hadir membawa kajian hadits yang telah sampai di hadits tentang salam pada waktu akhir sholat, yaitu :



Dari Wail bin Hujr berkata Aku sholat bersama Rasullullah maka Rasulullah membaca salam ke kanan Rasulullah "Assalamu alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh" dan kekiri "Assalamu alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh" (HR Abu Daud)

Dari hadits diatas disimpulkan

  1. Disyariatkan untuk 2 salam bagi orang yang mengakhiri shalat.
  2. Para ulama sepakat bahwa salam yang pertama adalah wajib sedangkan mereka berbeda pendapat tentag salam yang kedua.
  3. Imam Hambali berpendapat salam kedua wajib, sedangkan jumhur ulama dan ketiga imam lainnya (Imam Syafii, Maliki, Hanafi) menganggapnya sunnah.
Apakah cukup mengucapkan "Assalamualaikum" saja atau harus lengkap ?
Kepada Siapa kita salam sewaktu selesai sholat ?
Bagaimana salam kepada non muslim ?
2 rakaat shalat Fajr, apakah itu ?

ingin mendapat penjelasan lebih lengkap dari beliau tentang masalah-masalah diatas, silahkan simak disini atau disini.

Baca selengkapnya......

Sabtu, 02 April 2011

Bengkel Keluarga, 2 April 2011

Sabtu pagi yang cerah ini, Ustad Irkhamulloh Sumarkan kembali hadir membawa tema baru di Bengkel Keluarga Pengajian CINTA Radio El Victor Surabaya. Beliau membawa tema tentang :
"Laki-laki/perempuan yang baik akan mendapat pasangan yang baik pula, sebaliknya laki-laki/perempuan yang buruk akan mendapat pasangan yang buruk pula"

Baik dan buruk dalam konteks ini adalah berkaitan dengan aqidah dan akhlaknya bukan berkaitan dengan fisik seseorang. Ustad Sumarkan menyampaikan bahwa dalam kondisi yang normal, hal ini akan terwujud dalam kehidupan kita. namun, apabila terjadi suatu anomali dalam kehidupan manusia maka seringkali Laki-laki/perempuan yang baik akan mendapat pasangan yang buruk.
Bagaimana untuk menghindari dan menanggulangi jika sudah terjadi. silahkan simak petuah-petuah dan nasehat-nasehat beliau. Monggooo

Baca selengkapnya......

Jumat, 01 April 2011

Kajian Tafsir, 1 April 2011

Jumat, 1 April 2011 kembali Ust. Sumardi Herlambang hadir memberikan tafsir atas surat Al Imron ayat 4 pada anak kalimat kedua yang berarti
"sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah bagi mereka adzab yang sangat pedih (luar biasa)"

Kufur
Kata kufur berasal dari kata "kafara" berarti menutupi, di beberapa ayat Al Quran juga dipakai dalam makna menghalangi atau menghapus.
setiap manusia dilahirkan selalu dibekali dengan potensi (fitrah) yang menjadikan mereka percaya adanya Tuhan dan cenderung dekat kepadaNya serta meyakini bahwa Tuhan itu Esa. Jika seseoang percaya kepada dua, tiga Tuhan atau lebih maka sebenarnya ia bertentangan dengan fitrah dirinya.
Maka definisi orang kafir adalah orang-orang yang menutupi semua potensi yang menjadikan mereka percaya kepada Tuhan. bahkan jika mereka percaya kepada dua atau lebih Tuhan maka sesungguhnya mereka menutupi semua potensi yang menjadikan mereka percaya ke-Esa-an Tuhan.

Adzab
Adzab seringkali kita terjemahkan sebagai siksa. Tetapi dalam bahasa arab, adzab digambarkan sebagai rasa sakit luar biasa yang diakibatkan terkena lecutan ujung sebuah pecut (cemeti). ketika dipukul bagian tengah atau pangkal cemeti rasa sakitnya tidak akan seberapa tetapi jika terkena ujungnya maka sakitnya akan luar biasa.

Sadid
Sadid artinya luar biasa besarnya.

Sebelum melaksanakan sholat Jumat, ada baiknya jika anda mendengarkan uraian beliau disini atau disini



Baca selengkapnya......

Rabu, 30 Maret 2011

Kajian Hadis, 30 Maret 2011

Ustadz Nafidz pada pagi ini membahas hadits yang berkaitan dengan permintaan Abu Bakar agar diajari doa yang bisa dibaca pada saat sholat (setelah tasyahud).

"Dari Abu Bakar As-Sidiq berkata Ajarilah aku Ya Rasul, suatu doa yang bisa aku baca dalam sholatku, Rasulullah bersabda "Allahumma inni kuntu dholamtu nafsi dzulman kashiroo wa laa yaghfiruu dunnubah illa anta faghfirli maghfirotan min indika Warhamni innaka anta ghogurun rahiim"

Hadis ini masih berkaitan dengan hadits tentang doa setelah tasyahud dimana kita dibolehkan berdoa setelah tasyahud.

Abu Bakar

Abu Bakar berarti ‘ayah si gadis’, yaitu ayah dari Aisyah istri Nabi Muhammad SAW. Namanya yang sebenarnya adalah Abdul Ka’bah (artinya ‘hamba Ka’bah’), yang kemudian diubah oleh Rasulullah menjadi Abdullah (artinya ‘hamba Allah’). Sumber lain menyebutkan namanya adalah Abdullah bin Abu Quhafah (Abu Quhafah adalah kunya atau nama panggilan ayahnya). Gelar As-Sidiq (yang dipercaya) diberikan Nabi Muhammad SAW sehingga ia lebih dikenal dengan nama Abu Bakar ash-Shiddiq.

Di samping permasalahan di atas ust Nafidz juga membahas
Apakah doa kepada orang lain bisa sampai ?
Adakah transfer pahala dan doa dalam Islam ?
Apakah doa kepada muslim yang sudah meninggal bisa sampai ?


Silahkan simak pendapat beliau di sini atau di sini.



Baca selengkapnya......

Selasa, 29 Maret 2011

Kajian Tafsir, 29 Maret 2011






“Sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa)”


Al Furqaan dari kata “Faraqa” yang berarti membedakan sehingga Al Furqaan berarti sesuatu yang membedakan. Beberapa ahli tafsir berbeda pendapat tentang tafsir kata-kata Al Furqaan.

  • Ada yang berpendapat Al Furqaan berarti Al Quran itu sendiri.
  • Ada pula yang menafsirkannya sebagai mukjizat. Karena mukjizat itu menjadi pembeda antara seseorang yang nabi dan yang bukan nabi (orang biasa). Namun penggunaan kata “wa-anzala” (menurunkan) seringkali terkait dengan turunnya wahyu bukan dengan peristiwa (mukjizat).
  • Menurut Ust. Sumardi, Beliau berpendapat bahwa Al-Furqaan berarti semua kitab suci dan wahyu yang telah diturunkan oleh Allah kepada nabi dan rasul-Nya sebelum turunnya Al Quran, dimana kitab dan wahyu ini berisi tentang “pembeda” antara yang benar dan salah.
Apakah Al-Quran hanya diturunkan untuk orang Arab saja ?
Mengapa para nabi hanya ada di jazirah arab ?
Apakah tidak ada nabi di Jepang, Cina, India atau bahkan Indonesia ?
Apakah benar nabi Muhammad adalah nabi yang terakhir (Qattaman nabiyyin) ?

Silahkan simak pendapat Ust Sumardi tentang tafsir Al Imron: 4 dan jawaban dari hal-hal diatas disini atau disini



Baca selengkapnya......

Jumat, 25 Maret 2011

Al-Quran dan kitab-kitab sebelumnya

Pagi ini Jumat, 25 Maret 2011 Ustad Sumardi kembali hadir melanjutkan kajian Tafsir Al-Quran yang masih di surat Al-Imron ayat ke 3, di penggalan kalimat yang terakhir.

Bagaimana Al-Quran memandang kitab-kitab sebelumnya di masa sekarang?
Bagaimana pandangan Islam terhadap Isa al Masih dan kematiannya ?

Mari kita renungkan tafsir Al-Quran mengenai masalh diatas menurut pendapat dari Ustad Sumardi. Silahkan diunduh disini atau disin
i

Baca selengkapnya......

Rabu, 23 Maret 2011

Kajian Hadis, 23 Maret 2011

Warung Padang Ustad Nafidz
Dalam fiqih, khilafiah seringkali timbul dalam pemahaman dalam berbagai hal. Bahkan antar 4 madzhab besar Islam sering juga terdapat perbedaan. Namun, yang perlu kita tiru dari ulama-ulama besar ini adalah adanya sikap saling menghormati dan menghargai pendapat masing-masing. Bahkan, tidak jarang mereka akan merubah fatwa mereka jika pada pendapat orang lain ditemukan dasar hukum yang lebih kuat.
Hal inilah yang mendasari Ustadz Nafidz menyajikan kajian hadis berdasarkan pendapat berbagai ulama. Sehingga kalangan awam dapat mengerti berbagai perbedaan yang ada dengan dasar hukumnya masing-masing. Sehingga diantara umat tidak akan saling menyalahkan pendapat orang lain tanpa tahu dasar hukumnya.
Untuk hari ini menu Warung Padang Ustadz Nafidz adalah sebagai berikut:
- Doa setelah tasyahud
- Apakah doa akan sampai pada orang lain dan orang yang meninggal ?
- Setelah sholat, dzikir dulu atau tidak ?
- Berjabat tangan (salaman) setelah salam, bolehkah ?
Silahkan nikmati menu warung padang beliau di piring ini atau di mangkuk ini



Baca selengkapnya......

Selasa, 22 Maret 2011

Kajian Tafsir, 22 Maret 2011

Pagi ini, Ustad Sumardi membahas ayat ketiga dari surat Al-Imron.

نَزَّلَ عَلَيْكَ الْكِتَبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًَا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التَّوْرَىةَ وَاْلإِنْجِيْلَ

Bagaimana turunnya Al-Quran
Dalam ayat ini ada 2 suku kata yang menarik yaitu "nazzala" dan "anzala". Banyak Ahli tafsir berpendapat bahwa kata "nazzala" mengisyaratkan bahwa sesuatu yang diturunkan itu (Al-Quran) turunnya berangsur-angsur. sebaliknya kata "anzala" mengisyaratkan bahwa sesuatu yang diturunkan itu (Injil, Taurat, Zabur) turunnya sekaligus.
Tetapi dalam ayat lain seperti An-Nisa':105, Al-Maidah:48, Al-Ankabut:51 , Az-Zumar:2 disebutkan bawa Allah juga memakai kata "anzala" atau "anzalna" untuk Al-Quran.
Disisi lain ada pendapat dari Dr. Syubkhi Sholeh berpendapat bahwa turunnya Al-Quran melalui 2 tahap yaitu secara sekaligus (dari Allah ke Lauhul Mahfuzh) dan secara bertahap (Dari Lauhul Mahfuzh ke Nabi Muhammad). Namun teori ini menyisakan beberapa kelemahan.

Jadi bagaimana pendapat Ustad Sumardi tentang kata "nazzala" dan "anzala" ini ?
Berikut ini pendapat beliau disini atau yang disini terserah anda




Baca selengkapnya......